Artikel

Peran Anjak Piutang dalam Perekonomian di Indonesia

posted on 25 August 2015, Written by Manager PT. SG finance

Keberadaan lembaga pembiayaan yang menangani kegiatan anjak piutang di Indonesia masih tergolong baru. Berdasarkan ketetapan paket kebijaksanaan 20 Desember 1988 yang diatur dengan keputusan presiden No. 61 tahun 1988 dan keputusan menteri keuangan NO.172/KMK.06/2002 terkait eksistensi kegiatan anjak piutang sebagai alternatif sumber pembiayaan di luar sektor perbankan.

Kegiatan anjak piutang mulai dikenal oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia pada era informasi. Pesatnya perkembangan bisnis di era informasi berdampak pada ketatnya persaingan antar perusahaan. Hal ini menyebabkan melejitnya pelayanan pelanggan pada masing-masing perusahaan. Upaya tersebut ditempuh guna membantu perusahaan mewujudkan visi mereka untuk terus mempertahankan alur pendapatan finansial perusahaan.

Segala jenis program ditawarkan oleh perusahaan pada pelanggan. Termasuk mempermudah proses pelayanan produk. Salah satunya berbentuk kredit yang mempermudah pelanggan dalam mengonsumsi produk dengan dana yang minim. Selain itu, terbatasnya sumber modal bagi suatu perusahaan menyebabkan pihak perusahaan terlalu memfokuskan pada kuantitas penjualan, sementara piutang yang tanpa sadar telah merambah pada banyak pelanggan terabaikan tanpa sadar. Kelemahan perusahaan pada manajemen administasi finansial tersebut berbanding lurus dengan kredit macet dari para pelanggan. Kondisi tersebut merugikan perusahaan dengan kepemilikan piutang yang memperlambat arus kas secara keseluruhan. Jika tidak segera diatasi, hal ini akan menyebabkan kondisi keuangan perusahaan semakin terpuruk dan bisa jadi akan berimbas pada pengurangan tenaga kerja secara besar-besaran.

Kegiataan anjak piutang lantas hadir sebagai alternatif solusi untuk membantu perusahaan mengalihkan piutangnya pada lembaga pembiayaan anjak piutang dengan diskon tertentu. Pengalihan hutang akan sedikit demi sedikit membantu arus kas perusahaan kembali stabil. Selain itu, terdapat beberapa manfaat dari penggunaan kegiatan anjak piutang, antara lain yaitu:

  • Membantu perusahaan mengurangi biaya produksi maupun biaya penjualan.
  • Dapat meningkatkan daya saing perusahaan pelanggan dengan pengalihan piutang yang dilakukan di pasar bebas.
  • Membantu perusahaan pelanggan memperoleh keuntungan melalui perputaran modal bisnis.
  • Mengurangi resiko kredit macet yang menyebabkan terjadinya banyak kerugian.
  • Kegiatan ini dapat mempercepat proses ekonomi yang akan berdampak positif pada peningkatan pendapatan nasional.

More Stories:

Share This

Sebarkan artikel ini dengan komunitas anda!